Abi Nurul Mustofa, NIM 1923111001 (2026) PANDANGAN TOKOH AGAMA DAN KAMITUWO TERHADAP TRADISI PENUNDAAN AKAD NIKAH DISEBABKAN KARENA MENINGGALNYA KELUARGA DARI CALON PENGANTIN (STUDI KASUS DI DESA GANDRUNGMANGU KECAMATAN GANDRUNGMANGU KABUPATEN CILACAP). S1 thesis, UNUGHA Cilacap.
HALAMAN DEPAN - Abi Nurul Mustofa.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (764kB)
BAB I - Abi Nurul Mustofa.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (223kB)
BAB II - Abi Nurul Mustofa.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (297kB)
BAB III - Abi Nurul Mustofa.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (168kB) | Request a copy
BAB IV - Abi Nurul Mustofa.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (104kB) | Request a copy
BAB V - Abi Nurul Mustofa.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (95kB)
HALAMAN PUSTAKA - Abi Nurul Mustofa.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (144kB)
HALAMAN LAMPIRAN - Abi Nurul Mustofa.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (759kB)
SKRIPSI FULL - Abi Nurul Mustofa.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pandangan tokoh agama dan kamituwo terhadap tradisi penundaan akad nikah disebabkan meninggalnya anggota keluarga dari calon pengantin di Desa Gandrungmangu, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap. Tradisi penundaan akad nikah tersebut dipertahankan sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga yang berduka dan untuk menjaga keharmonisan sosial, meskipun menimbulkan perbedaan pandangan antara adat dan ajaran Islam. Penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif ini menggunakan wawancara, observasi, dan studi literatur.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama menilai penundaan akad nikah tidak memiliki dasar hukum dalam Islam selama rukun dan syarat pernikahan terpenuhi, sedangkan kamituwo memandangnya sebagai wujud penghormatan dan upaya menjaga solidaritas sosial. Perbedaan ini menunjukkan adanya dialektika antara adat dan syariat yang hidup berdampingan dalam masyarakat. Tradisi tersebut lebih berakar pada nilai budaya daripada ajaran agama, sehingga diperlukan
pendekatan dialogis untuk menyelaraskan keduanya. Kata Kunci: Tokoh Agama, Kamituwo, Tradisi, Kematian.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Keagamaan Islam > Prodi Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Minnati Umdatul Istiqomah NITK7700014404 |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 08:54 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 08:54 |
| URI: | http://repo.unugha.ac.id/id/eprint/597 |

