Khusain Al Habsyi, NIM 201111005 (2026) TINJAUAN HUKUM ISLAM TENTANG RITUAL PERKAWINAN ADAT KOMUNITAS ANAK PUTU BONOKELING DI DESA PEKUNCEN KECAMATAN JATILAWANG KABUPATEN BANYUMAS. S1 thesis, UNUGHA Cilacap.
Halaman depan (isinya cover logo warna s.d. sebelum Bab 1) - Khusain Al Habsyi.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (840kB)
BAB 1 - Khusain Al Habsyi.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (344kB)
BAB 2 - Khusain Al Habsyi.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (341kB)
BAB 3 - Khusain Al Habsyi.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (352kB) | Request a copy
BAB 4 - Khusain Al Habsyi.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (437kB) | Request a copy
BAB 5 - Khusain Al Habsyi.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (142kB)
DAFTAR PUSTAKA - Khusain Al Habsyi.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (176kB)
DAFTAR LAMPIRAN - Khusain Al Habsyi.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (2MB)
Skripsi Full - Khusain Al Habsyi.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (3MB)
Abstract
Ritual perkawinan adat di berbagai daerah memiliki perbedaan serta keunikan tersendiri. Salah satu yang menarik adalah ritual perkawinan dalam Komunitas Anak Putu Bonokeling yang berada di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan praktik ritual perkawinan adat di komunitas tersebut serta meninjau praktiknya menurut perspektif Hukum Islam, yaitu dengan tinjauan ʿurf. Ritual ini mencakup dua tahap, yaitu pra dan pasca perkawinan, sehingga perlu dikaji oleh peneliti secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan metode lapangan (field research) dengan pendekatan yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Dalam pelaksanaan penelitian deskriptif kualitatif ini, pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Kemudian untuk analisis data berupa pengumpulan data dan penyajian data dengan pendekatan naratif sosiologis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tahapan ritual pra nikah meliputi tradisi ritual perjodohan, itung-itungan weton, tunangan atau gotekan, menghitung hari pernikahan, mbesan, dan ijab qabūl. Pasca nikah ditandai dengan slametan mbabar ambeng pitu. Dari sudut pandang Hukum Islam, ritual ini tergolong dalam ʿurf ʿamali jika ditinjau dari segi objeknya, termasuk dalamʿurf khaṣṣ secara cakupannya, dan ʿurf ṣaḥīh jika
ditinjau dari segi diterima atau tidaknya, karena tidak bertentangan dengan syari’at, tidak menghilangkan kemaslahatan, serta tidak mendatangkan dampak negatif (muḍarat). Kata Kunci: Ritual Perawinan Adat, Komunitas Anak Putu Bonokeling, Hukum Islam.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Keagamaan Islam > Prodi Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Minnati Umdatul Istiqomah NITK7700014404 |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 04:18 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 04:18 |
| URI: | http://repo.unugha.ac.id/id/eprint/708 |

