Siti Khofsoh, NIM 212551008 (2026) PANDANGAN TOKOH AGAMA TENTANG TREN MARRIAGE IS SCARY DI MEDIA SOSIAL(STUDI KASUS DI DESA KALISABUK). S1 thesis, UNUGHA Cilacap.
COVERR - Skhofsoh Azam.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (938kB)
BAB I - Skhofsoh Azam.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (200kB)
BAB II - Skhofsoh Azam.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (206kB)
BAB III - Skhofsoh Azam.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (321kB) | Request a copy
BAB IV - Skhofsoh Azam.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (479kB) | Request a copy
BAB V - Skhofsoh Azam.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (17kB)
DAFTAR PUSTAKA - Skhofsoh Azam.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (313kB)
LAMPIRAN - Skhofsoh Azam.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (699kB)
MUNAQOSYAH THE ONE N ONLY 2 - Skhofsoh Azam.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Fenomena Marriage is Scary yang berkembang di kalangan generasi muda menggambarkan ketakutan dan kekhawatiran terhadap institusi pernikahan. Tren ini tidak hanya muncul di media sosial, tetapi juga mulai memengaruhi pola pikir masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Kalisabuk. Tokoh agama sebagai figur berpengaruh memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman keagamaan dan solusi atas fenomena tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pandangan tokoh agama di Desa Kalisabuk tentang tren Marriage is Scary, mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakanginya, serta menelaah upaya yang dilakukan tokoh agama dalam mengatasi kekhawatiran masyarakat terhadap pernikahan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 8 tokoh agama (kiai, ustadz, mubaligh, dan pengurus NU), observasi, serta dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan
kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren Marriage is Scary dipengaruhi oleh faktor ekonomi, sosial-budaya, psikologis, serta pengaruh media sosial. Tokoh agama menegaskan bahwa pernikahan bukanlah sesuatu yang menakutkan, melainkan ibadah yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab. Upaya yang mereka lakukan meliputi bimbingan keagamaan, penguatan nilai sakinah, mawaddah, wa rahmah, serta dorongan kesiapan mental, spiritual, dan
ekonomi generasi muda sebelum menikah. Kata kunci: Tokoh agama, Marriage is Scary, pernikahan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Keagamaan Islam > Prodi Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Minnati Umdatul Istiqomah NITK7700014404 |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 03:02 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 03:02 |
| URI: | http://repo.unugha.ac.id/id/eprint/589 |

